RSS

Jika Kau Tanya, Siapa yang Aku Sayang …

12 Nov

Jika Kau Tanya, Siapa yang Aku Sayang …

Oleh Cindy Kusuma Dewi

Teruntuk seseorang yang slalu ku perhatikan
Ku perhatikan setiap langkah dan tiap laku nya
Harus seperti apa cara ku untuk menunjukan rasa sayang ini
Bukankah perhatian ku sudah berlebih aku berikan?
Terhentak sadar bahwa hanya 1 2 atau 3 saja yang aku perhatikan dari jutaan teman kecil sepertimu

Bukan tanpa alasan aku menyayangimu
Bukan tanpa harapan aku mendukungmu
Bukan tanpa impian aku membelamu

Mana kuasa aku melihatmu menguras literan keringatmu untuk menghidupi keluargamu
Mana mampu aku merelakanmu membuang waktu belajarmu demi selembar uang seribuan di tiap pagi
Aku tahu engkau tak mungkin membaca ini teman kecil ku,
Tapi aku yakin akan ada yang membaca ini dan merasakan sama seperti yang aku rasakan

Skenario yang telah dibuat :
UU 23 TAHUN 2002 (23/2002) Oleh Presiden Rebublik Indonesia
Pasal 1 Ayat 2     : Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Pasal 1 Ayat 12     : Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara.
Pasal 2    : Penyelenggaraan perlindungan anak berasaskan Pancasila dan berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945 serta prinsip-prinsip dasar Konvensi Hak-Hak Anak meliputi:
a. nondiskriminasi;
b. kepentingan yang terbaik bagi anak;
c. hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan; dan
d. penghargaan terhadap pendapat anak.
Pasal 48
Pemerintah wajib menyelenggarakan pendidikan dasar minimal 9 (sembilan) tahun untuk semua anak.
Pasal 49
Negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan

Itulah Skenario Undang Undang yang telah dibuat pemerintah untuk menjaga teman teman kecil ku, dan pastinya masih banyak lagi Undang – Undang yang membahas tentang anak – anak. Dari segi itulah dapat dilihat betapa berharga nya nilai naka di mata kita. Karena anak lah dunia ini menjadi lebih ceria dengan mendengar teriakan jeritan kecil riang ria dari bibirnya. Siapa orang nya yang tak senang melihat anak kecil yang riang gembira bermain menikmati dunia . Mereka lah generasi muda, armada masa depan untuk Indonesia yang lebih baik. Lalu dimana perhatian kita untuknya?

Masalah yang bisa saja timbul mengganggu hidup nya di jalanan bebas :
1. Penganiayaan
2. Pemaksaan untuk melakukan hal yang tak baik
3. Penculikan untuk dijual sebagai pembantu oleh pihak tak bertanggung jawab
4. Menjadi korban tindak asusila
5. Menjadi korban penculikan dan diambil organ – organ tubuh nya untuk tindakan medis ilegal
6. Bahaya dari kendaraan yang kurang hati hati saat berkendara
7. Lingkungan yang kurang sehat untuk perkembangannya
Tujuh masalah ini, hanya sedikit gambaran dari jutaan kepingan masalah tentang bahaya anak anak yang berada di jalanan .

Jika mereka terus terusan berada di lingkungan itu dan tak pernah tersentuh perhatian dari kita:
1. Mendapat asupan tingkah laku yang kurang baik
2. Kurang nya pendidikan menjadi Buta aksara
3. Menjadi Kurang Percaya diri dalam mengembangkan potensinya
4. Kesehatannya akan terganggu
5. Bisa menambah jumlah pengangguran di Indonesia hingga meningkatkan jumlah kriminalalitas di Indonesia dengan alasan Kurangnya pandangan dan skill yang dimiliki anak anak ini ketika memasuki usia produktif untuk berkerja.

Kita tak mungkin harus berharap uluran tangan dari pemerintah, ibarat pemerintah adalah orang tua dan kita anak- anaknya. Haruskah kita memohon mohon terus untuk di beri makan. Kenapa kita tidak berusaha mencari makan sendiri, sama seperti halnya masalah ini. Yang di pikirkan oleh pemerintah sangatlah banyak. Kita harus bisa hargai itu, dan semoga ini bisa menjadi suatu pembelajaran kita untuk dapat merasakan penderitaan orang lain. Turunlah dan Rasakan Rasanya..

Masih banyak hal yang bisa kita perbuat, meskipun sederhana tapi jika dilakukan bersama pasti bisa membawa perubahan yang banyak.
Senyuman Hangat, Kita tahu beban yang mereka dapatkan setiap hari dengan berjualan di pinggir jalan sangatlah berat, dimana kita tahu adik adik kandung kita yang sedang sibuk belajar dirumah, namun mereka sibuk mencari uang untuk makan sibuk. Berilah senyuman hangat untuknya meskipun kamu tidak membeli apa yang dia jual.
Sisihkan Uangmu, Untuk koran Surya yang sering dijual oleh anak anak dijalanan itu hanya seharga seribu rupiah saja, sama seperti harga parkir motormu, tak relakah untuk membeli barang dagangannya? bukankah seribu itu bisa menambah amal mu dan pengetahuanmu juga.
Sempatkan Waktumu, Aku tak minta agar kita memikirkan anak anak ini setiap waktu kita. Paling tidak pikirkan dia , ketika kita melihatnya. Kurang bersyukurkah kita atas apa yang telah kita dapatkan pendidikan yang baik, pakaian yang layak, kesehatan yang memadai dan fasilitas fasilitas yang kita dapatkan lainya. Jadikan itu sebagai neuron cermin agar kita bisa bersyukur.
Sayangi dia(anak) kita kelak, Anak adalah titpin dari Allah SWT yang harus kita jaga dan kita didik dan kelak kita akan dimintai pertanggung jawabanya di akhirat. Persiapkan segala sesuatu untunya agar dia bisa menjadi anak yang berguna untuk dunia dan akhirat
Semangat Hidup, Hal ini bisa membuat kita lebih semangat untuk hidup, mengejar apa yang kita cita citakan, mengukir karir dan sebagainya dengan tujuan bahwa kita takkan mau melihat anak kita kelak seperti apa yang sedang kita lihat sekarang.

Ini ada beberapa foto yang sempat ku ambil :

Adek Penjual Koran di Surabaya

Adek Adek Panti Asuhan Siti Hajar

Mereka Saudaraku

Aku dan Adik Adik ku

Aku dan Adik Adik ku

Lihat lah Senyumnya🙂

Waktu main Sepak Bola Bareng di lereng Gunung Wilis

di Rumah adek (Lereng Gunung Wilis)

Catatan :

“… Masa Kecil adalah masa bahagia karena mereka bisa menggunakan waktunya untuk tersenyum dan tertawa. Semakin bertambahnya umur, biasanya semakin menurun juga intensitas senyum itu. Padahal untuk bahagia kunci utama hanya tersenyum. Menurut penelitian tersenyum atau tertawa bisa merangsang endorphin (pereda rasa sakita alami) untuk berkerja lebih banyak…”

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada November 12, 2011 in Coretan Jelek ku

 

2 responses to “Jika Kau Tanya, Siapa yang Aku Sayang …

  1. Mikael

    November 14, 2011 at 6:57 pm

    Lanjutkan cin…banyak baca artikel” lain jg ya bwt nambah wawasanmu…selebihnya tinggal nambah jam terbang aja! Sipp!

     
    • justcindyz

      November 14, 2011 at 7:45 pm

      Ok mikael… makasih banyak🙂 hahaha

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: